Majalengka - Investor enggan menanamkan investasinya di sebuah daerah jika
perizinan yang berbelit-belit dan selalu berubahnya kebijakan kepala
daerah. Belum lagi gangguan keamanan akibat banyaknya premanisme yang
merongrong penyelenggaraan investasi, ditambah infrastuktur yang belum
memadai menjadi penyebab utama keengganan mereka.
Hal tersebut dikemukakan Komite Tetap Bidang Perdagangan Dalam Negeri
dan Luar Negeri, Kadin Jawa Barat, Yusuf Suhyar di hadapan Bupati
Majalengka dan seluruh Kepala Dinas Pemkab Majalengka pada acara ekpose
peluang investasi Majalengka yang dihadiri pengusaha asal Majalengka dan
luar Majalengka, Selasa (25/9/12).
Menurut Yusuf, dulu perizinan untuk mendirikan usaha di satu daerah
kerap berbelit-belit sehingga menyulitkan pengusaha, di samping itu
kebijakan daerah setiap kali terjadi pergantian kepala daerah, selalu
berubah. Padahal sikap seperti ini akan membingungkan pengusaha.
Kendala lain menurut Yusuf adalah ketersediaan perbankan di daerah
yang bersedia melakukan kerjasama atau menggandeng pengusaha yang sedang
membangun usahanya.
Kepala BPMD Jawa Barat Agus Gustiar menyebutkan, lemahnya
infrastuktur di daerah. Dia menyarankan agar setiap daerah memiliki
program unggulan. Pertumbuhan investasi di wilayah III Cirebon pada
tahun 2010 mencapai 10 persen sedangkan pada tahun berikutnya naik 0.10
persen.
Sementara itu Bupati Majalengka H. Sutrisno menyebutkan, peluang
usaha di Majalengka cukup tinggi dan Kabupaten Majalengka kini
memberikan kemudahan bagi seluruh pengusaha untuk menanamkan modalnya di
Majalengka.
“Hal yang perlu diketahui oleh pegusaha bahwa kabupaten Majalengka
telah memiliki Peraturan Daerah tentang Tata Ruang, engineering
development juga segera dibuat, dan badan penanaman Modal di Majalengka
telah memiliki sertifikat ISO,” ungkap Bupati.
Bupati memastikan pengusaha yang akan berinvestasi di Majalengka
tidak akan mengalami kendala berarti, karena pemerintah akan
memfasilitasi apapun yang dibutuhkan oleh pengusaha termasuk membantu
penyediaan lahan. Dan harga lahan yang ada di Majalengka masih sangat
murah dibanding kabupaten atau kota lain, selain itu ketersediaan air
sangat cukup.
Sumber : http://m.pikiran-rakyat.com/node/204833



0 comments :