Bandung - Mayat korban penganiyaan, Ketua Gapensi Kab. Sumedang yang juga Ketua
LSM Sabda Nusantara, Iwan Kuswara Kusumah (56) warga Jln. Arif Rahman
Hakim, Kel. Kota Kaler, Kec. Sumedang Utara, akan diautopsi oleh tim
forensik dari RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung di TPU (tempat pemakaman
umum) Batureok, Kel. Kota Kulon, Kec. Sumedang Selatan, Senin
(13/1/2014).
Autopsi tersebut untuk keperluan penyidikan, khususnya guna
mencocokan sejauhmana kebenaran pengakuan dan keterangan tersangka
Wahyu Nugroho (20) warga Magelang, Jawa Tengah dengan bukti luka-luka
yang terdapat dalam tubuh mayat korban. Autopsi tersebut sudah diizinkan
oleh pihak keluarga.
“Keluarga sudah mengizinkan autopsi tersebut guna membantu upaya
penyidikan kepolisian dan proses hukum atas kasus ini,” kata perwakilan
keluarga korban, Devi Supriadi (43), keponakan korban ketika dihubungi
di Jatinangor, Minggu (12/1/2014).
Menurut dia, upaya autopsi tersebut dinilai sangat diperlukan untuk
mencocokan sejauhmana kebenaran keterangan dan pengakuan tersangka WN
dengan bukti luka-luka yang ada di tubuh mayat korban. Apalagi motif
penganiyaan WN, karena hal sepele. Tersangka sakit hati, gara-gara muka
dan badannya kecipratan sisa jus alpukat kemasan plastik yang terlindas
mobil korban di Jln. Angkrek, Sumedang.
Apalagi tak dipungkiri, sampai sekarang opini masyarakat cenderung
kurang percaya dengan motif dan alasan tersangka sehingga nekat
menganiaya korban sampai sesadis itu. Ditambah lagi, barang bukti pipa
besi berisi coran semen yang digunakan tersangka menghabisi korban,
belum ditemukan.
“Oleh karena itu, mudah-mudahan dengan autopsi ini bisa membantu
penyidikan dan meyakinkan motif kasus tersebut. Kendati demikian, kami
atas nama keluarga, sebelumnya sudah mengucapkan terima kasih kepada
pihak kepolisian, khususnya Polres Sumedang dan Polda Jabar yang telah
berhasil mengungkap kasus ini sekaligus menangkap pelakunya,” ujar Devi.
Ia menambahkan, beberapa perwakilan keluarga akan menyaksikan
langsung proses autopsi itu, termasuk perwakilan dari kuasa hukum
keluarga. “Dari informasi, autopsinya besok siang sekira pukul 10.00 WIB
di TPU (tempat pemakaman umum) Batureok, Kel. Kota Kulon, Kec. Sumedang
Selatan,” katanya.
Ketika dikonfirmasi melalui telefon, Kapolres Sumedang Ajun Komisaris
Besar Hadianur membenarkan hal itu. Ia mengatakan, mayat korban Iwan K.
Kusumah akan diautopsi oleh tim forensik dari RSHS Bandung, Senin
(13/1/2014) siang. “Autopsi ini untuk crosscheck, sejauhmana kebenaran
keterangan dan pengakuan tersangka dengan bukti luka-luka yang ada di
tubuh mayat korban akibat penganiayaan tersebut,” ujarnya.



0 comments :